Apa sih Soft Computing ?
soft = halus/lembut/lunak
computing = komputasi
Apakah akan melakukan komputasi untuk benda-benda lunak atau makhlus halus?
Ternyata Soft Computing merupakan sekumpulan metodologi yang berkembang secara terus menerus yang tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan mesin ber-IQ tinggi [SUY08]. Istilah Soft Computing sebagai ilmu multidispilin, pertama kali diusulkan oleh Prof. Lotfi Asker Zadeh [SUY08]. Pada salah satu papernya, Prof. Zadeh menyatakan bahwa Soft Computing adalah sebuah koleksi metodologi-metodologi yang memiliki tujuan untuk mengeksploitasi toleransi untuk ketidaktepatan dan ketidakpastian sehingga dapat memperoleh kemampuan sistem yang baik, kokoh, serta menjadi solusi yang rendah biaya [ZAD94].
Pada awalnya Prof. Zadeh menyatakan bahwa bidang-bidang yang termasuk dalam Soft Computing adalah fuzzy logic, neuro-computing, dan probabilistic reasoning [ZAD94]. Saat ini bidang-bidang tersebut lebih dipertajam, seperti yang tercantum pada wikipedia, yaitu:
- Neural networks (NN)
- Fuzzy systems (FS)
- Evolutionary computation (EC)
- Swarm intelligence
- Ideas about probability including Bayesian network
- Chaos theory
- Perceptron
Soft Computing memiliki keunggulan dibandingkan komputasi logika tegas (crisp logic), yaitu lebih "manusiawi". Sebagai contoh, dengan crisp logic kita hanya dapat menentukan kondisi "tinggi" atau "rendah", maka dengan Soft Computing kita dapat memperoleh hasil "agak tinggi" atau "agak rendah".
Nah, ternyata karena lebih manusiawi, maka sudah banyak aplikasi yang menerapkan konsep Soft Computing ini. Bidang-bidang yang telah mengaplikasikan soft computing, antara lain: sistem kendali (kontrol), optimasi, industri, bisnis dan keuangan, transpotasi, serta pengolahan citra (gambar) dan suara [SUY08].
Hmm, ternyata Soft Computing merupakan "makhluk" yang menarik untuk dipelajari.
Tertarik?
Referensi:
[SUY08] Suyanto, Soft Computing, Informatika Bandung, Bandung, 2008.
[ZAD94] Zadeh, Lotfi A., Soft Computing and Fuzzy Logic, IEEE Software, November 1994, pp. 48-56.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar