<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377</id><updated>2011-07-28T08:16:13.905-07:00</updated><category term='umum'/><category term='Padang'/><category term='gempa'/><category term='perilaku'/><category term='Indonesia'/><category term='soft computing'/><category term='UMJ'/><category term='software engineering'/><category term='Situ Gintung'/><category term='bencana'/><category term='komisi kerja'/><category term='DPR'/><category term='lingkungan'/><category term='kenangan'/><title type='text'>Buana Suhurdin Putra</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-5992687382902685363</id><published>2010-01-31T02:02:00.000-08:00</published><updated>2010-01-31T02:02:07.421-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Logika Fuzzy</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;Logika Fuzzy, yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Logika Kabur atau Logika Samar, dapat dikatakan sebagai “logika baru yang sudah lama”. Hal ini karena ilmu tentang logika fuzzy secara modern dan metodis ditemukan pada tahun 1965, namun konsep logika fuzzy sudah melekat pada diri manusia, sejak manusia ada. Konsep logika fuzzy dapat dengan mudah kita temukan pada perilaku manusia dalam kesehariannya, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="more-6"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pedal gas kendaraan akan kita tekan dengan tekanan tertentu sesuai kecepatan yang kita inginkan. &lt;em&gt;(Berapa besar tekanan yang kita berikan?)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kita cenderung memberi hadiah kepada seseorang dengan nilai tertentu sesuai dengan manfaat orang tersebut kepada kita. &lt;em&gt;(Berapa besar nilai hadiah yang akan kita berikan?)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kita akan marah kepada orang yang merugikan kita. &lt;em&gt;(Berapa besar kemarahan kita?)&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Kita tidak bisa menjawab dengan pasti pertanyaan-pertanyaan yang muncul di atas. Inilah beberapa contoh kasus yang bisa dijelaskan menggunakan konsep logika fuzzy.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perbedaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terdapat perbedaan mendasar antara logika klasik dengan logika fuzzy. Sebagai contoh, perhatikan dua kalimat perintah berikut ini:&lt;br /&gt;a.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Pisahkan kelompok mahasiswa yang memiliki PC dan kelompok mahasiswa yang tidak memiliki PC.&lt;br /&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Buat kelompok mahasiswa yang pandai dan kelompok mahasiswa yang bodoh.&lt;br /&gt;Pada kalimat-a, kita dapat membedakan secara tegas antara kelompok mahasiswa yang memiliki PC dengan kelompok mahasiswa yang tidak memiliki PC karena ada batasan yang nyata antara kedua kondisi tersebut. Namun pada kalimat-b, tidak terdapat batasan yang nyata antara pandai dengan bodoh sehingga kita sulit membedakan mahasiswa yang pandai dengan mahasiswa yang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketidakjelasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemui kondisi ketidakjelasan seperti kalimat-b. Ketidakjelasan yang kita alami, dapat kita kelompokkan menjadi:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Keambiguan &lt;em&gt;(ambiguity)&lt;/em&gt;, terjadi karena suatu kata/istilah memiliki makna lebih dari satu. Contoh: bulan, maknanya adalah suatu benda langit, namun makna lainnya adalah bagian dari tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keacakan &lt;em&gt;(randomness)&lt;/em&gt;, karena hal yang kita inginkan belum terjadi. Contoh: besok akan hujan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketidaktepatan &lt;em&gt;(imprecision)&lt;/em&gt;, disebabkan karena alat atau metode pengukuran yang tidak tepat. Contoh: volume bumi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketidakjelasan akibat informasi yang tidak lengkap &lt;em&gt;(incompleteness)&lt;/em&gt;. Contoh: ada kehidupan di luar angkasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekaburan semantik, akibat suatu kata/istilah memiliki makna yang tidak dapat didefinisikan secara tegas. Contoh: cantik, pandai, dsb.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Dari kelima kelompok ketidakjelasan tersebut, dapat dikatakan bahwa pembahasan logika fuzzy berada pada kekaburan semantik. Kekaburan semantik pasti ada dalam kehidupan manusia. Bahkan kita sering mengambil keputusan dari kondisi kekaburan semantik.&lt;br /&gt;Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah kita (manusia) saat ini sering menggunakan alat bantu, terutama elektronik, untuk membuat suatu keputusan. Penelitian atau pengukuran umumnya memerlukan ketepatan &amp;amp; kepastian. Sedangkan kondisi lingkungan, mengharuskan kita mengambil keputusan dari kekaburan semantik. Oleh karena itu, perlu bahasa keilmuan baru untuk mengakomodasi kekaburan semantik secara memadai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-5992687382902685363?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/5992687382902685363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=5992687382902685363' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/5992687382902685363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/5992687382902685363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2010/01/mengenal-logika-fuzzy.html' title='Mengenal Logika Fuzzy'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-614129252559032402</id><published>2009-12-18T19:01:00.000-08:00</published><updated>2009-12-18T19:03:34.693-08:00</updated><title type='text'>Pengujian Perangkat Lunak</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Abstrak&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Untuk menghasilkan perangkat lunak yang terbaik, maka harus dilakukan pengujian terhadap perangkat lunak yang dibuat. Pengujian tidak dapat memastikan suatu perangkat lunak bebas dari kesalahan, namun memastikan bahwa tidak ada kesalahan yang ditemukan pada saat pengujian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;1. Pendahuluan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Perangkat lunak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suatu komputer. Sama halnya seperti perangkat keras, kesalahan ataupun kegagalan pada perangkat lunak, juga dapat mengakibatkan hal yang fatal [PAT09]. Oleh karena itu harus dilakukan pengujian pada sebuah perangkat lunak sebelum digunakan secara luas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Hal utama yang perlu digarisbawahi adalah pengujian perangkat lunak tidak dapat memastikan perangkat lunak yang diuji sama sekali tidak memiliki kesalahan. Pengujian perangkat lunak hanya memastikan bahwa tidak ditemukan kekeliruan saat dilakukan pengujian terhadap perangkat lunak tersebut [ROG01].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;2. Pembahasan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian perangkat lunak merupakan salah satu tahapan yang harus dilalui dalam sebuah siklus hidup pembuatan perangkat lunak &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(Software Development Life-Cycle: SDLC)&lt;/i&gt;. Pengujian perangkat lunak adalah suatu cara menjalankan program atau bagian dari program dimana &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;input&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;output&lt;/i&gt; dari pengujian tersebut dapat diperkirakan dan diamati apakah terdapat kesalahan atau penyimpangan dari yang diharapkan atau disyaratkan [PHI07]. Hal ini akan meningkatkan kualitas perangkat lunak, karena kualitas perangkat lunak tidak dihasilkan hanya dengan suatu pemikiran atau pendugaan, namun harus ditingkatkan saat pembuatan serta dilakukan validasi setelah selesai dibuat [AND08].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Meskipun tidak dapat menjamin suatu perangkat lunak terbebas dari kesalahan, namun pengujian perangkat lunak dapat meningkatkan kepercayaan bahwa perangkat lunak tersebut sudah sesuai dengan yang dibutuhkan atau disyaratkan [PHI07]. Oleh karena itu sangat penting untuk menentukan metode pengujian perangkat lunak sehingga probabilitas diketemukannya kesalahan dalam perangkat lunak sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Menurut Pressman [ROG01], terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam melakukan pengujian perangkat lunak, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Semua pengujian harus dapat ditelusuri hingga persyaratan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian harus sudah direncanakan jauh sebelum pengujian tersebut dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Prinsip pareto (80/20) berlaku di dalam pengujian perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian dimulai dari yang “kecil” dikembangkan hingga yang “besar”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tidak mungkin melakukan pengujian yang mendalam (detil).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l4 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk memperoleh hasil yang paling efektif, pengujian sebaiknya dilakukan oleh pihak ketiga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian sebaiknya sudah dapat dilakukan sejak tahap awal pembuatan perangkat lunak, tanpa harus menunggu perangkat lunak selesai dibuat. Hal ini disebabkan karena biaya perbaikan kesalahan yang dilakukan setelah perangkat lunak selesai dibuat, dapat mencapai lebih dari 100 kali lipat seandainya kesalahan tersebut diketahui dan diperbaiki pada tahap-tahap awal [YUK06].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Seberapa mudah sebuah perangkat lunak diuji, dapat diketahui dari tingkat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Operability&lt;/i&gt;, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Observability&lt;/i&gt;, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Controllability&lt;/i&gt;, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Decomposability&lt;/i&gt;, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Simplicity&lt;/i&gt;, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Stability&lt;/i&gt;, dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Understandability&lt;/i&gt; perangkat lunak tersebut [ROG01].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Untuk perangkat lunak yang bukan dibuat dengan konsep &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;object-oriented&lt;/i&gt;, fase pengujian dapat dibagi 2 [IAN01], yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Component testing&lt;/i&gt;, yang dilakukan oleh &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;developer&lt;/i&gt; perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l2 level1 lfo2; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Integration testing&lt;/i&gt;, yang dilakukan oleh &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;independent testing team&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian komponen &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(component testing)&lt;/i&gt; atau pengujian kerusakan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(defect testing)&lt;/i&gt; memiliki tujuan untuk memastikan setiap komponen sistem tidak menunjukkan kesalahan dan sudah sesuai dengan persyaratan yang diberikan. Secara umum, pengujian ini dapat dibagi menjadi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Black-Box testing&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;White-Box testing&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Black-Box&lt;/i&gt; berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak dan dilakukan untuk berusaha menemukan kesalahan dengan kategori:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo4; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Fungsi-fungsi yang tidak benar atau bahkan tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo4; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kesalahan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;interface&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo4; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kesalahan dalam struktur data atau akses basis data eksternal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo4; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kesalahan kinerja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l8 level1 lfo4; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kesalahan inisialisasi maupun terminasi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Black-Box&lt;/i&gt; sering disebut juga dengan pengujian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;behavioral&lt;/i&gt; atau pengujian partisi. Pengujian ini umumnya dilakukan pada tahap akhir pembuatan perangkat lunak atau setelah perangkat lunak selesai dibuat. Pengujian yang dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Graph-Based Testing Methods&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Equivalence Partitioning&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Boundary Value Analysis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Comparison Testing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l3 level1 lfo5; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Orthogonal Array Testing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Berbeda dengan pengujian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;White-Box&lt;/i&gt; yang sering juga disebut dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Glass-Box testing&lt;/i&gt; atau &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Clear testing&lt;/i&gt; dilakukan untuk:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menjamin bahwa setiap jalur independen pada suatu modul telah digunakan setidaknya satu kali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menggunakan semua keputusan logis pada sisi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;true&lt;/i&gt; maupun &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;false&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mengeksekusi semua loop pada batas mereka serta batas operasional mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo6; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Menggunakan struktur data internal untuk menjamin validitasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;white-box&lt;/i&gt; dapat dilakukan sejak tahap awal pembuatan perangkat lunak. Pengujian yang dapat dilakukan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l7 level1 lfo7; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Basis Path Testing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l7 level1 lfo7; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Control Structure Testing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Setelah melakukan pengujian komponen, maka selanjutnya dapat dilakukan pengujian integrasi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(intergration testing)&lt;/i&gt;. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Integration testing&lt;/i&gt; memiliki tujuan untuk memastikan setiap kompoen saat diintegrasikan tidak memberikan kesalahan. Pengujian sebaiknya dilakukan secara bertahap, yaitu setiap komponen ditambahkan satu-per-satu ke dalam sistem dan langsung dilakukan pengujian terhadapnya maupun terhadap sistem secara keseluruhan. Hal ini dilakukan berulang hingga seluruh komponen selesai diintegrasikan ke dalam sistem. Tahapan-tahapan ini dapat dilakukan secara &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;top-down&lt;/i&gt; maupun &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;bottom-up&lt;/i&gt;. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pada metode &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;top-down&lt;/i&gt;, pengujian dilakukan terlebih dahulu pada rutin umum/global lalu dilanjutkan ke rutin-rutin maupun sub-rutin ataupun modul-modul yang diakses dari rutin umum tersebut. Sebaliknya, pada metode &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;bottom-up&lt;/i&gt;, dilakukan pengujian pada rutin-rutin atau modul-modul kecil, lalu dilanjut pada super-rutin atau super-modul atau super-menu hingga pada bagian utama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pengujian lain yang termasuk dalam &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;integration testing&lt;/i&gt; adalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;interface testing&lt;/i&gt; yang bertujuan untuk mencari kesalahan pada sisi &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;interfacing&lt;/i&gt; antar komponen/modul program. Sering terjadi bahwa setiap modul maupun rutin telah berjalan dengan baik, namun ketika disatukan atau digabungkan, terjadi kegagalan akibat pemberian parameter yang salah atau perbedaan tipe parameter. Hal semacam inilah yang diuji pada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;integration testing&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Dengan berkembangnya pemrograman berorientasi obyek &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;(object-oriented programming: OOP)&lt;/i&gt;, maka harus pula dikembangkan pengujian perangkat lunak berbasis OOP. Hal ini karena OOP memiliki karakteristik yang berbeda dengan pemrograman terstruktur, dimana program terdiri dari kelas-kelas dan obyek-obyek yang memiliki &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;state&lt;/i&gt; dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;behaviour&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Pada sebuah sistem berbasis OOP, terdapat empat level pengujian [IAN01], yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo8; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian operasi-operasi individual yang berasosiasi dengan obyek-obyek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo8; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian kelas-kelas obyek individual.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo8; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;cluster-cluster&lt;/i&gt; dari obyek-obyek.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l5 level1 lfo8; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian keseluruhan sistem berbasis OOP.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Untuk mempermudah proses pengujian, saat ini sudah terdapat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;tools&lt;/i&gt; yang dapat membantu proses pengujian perangkat lunak. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Tools&lt;/i&gt; ini dapat dikategorikan [IAN01]:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Test Manager&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Test Data Generator&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Oracle&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;File Comparator&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Report Generator&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Dynamic Analyser&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 57.25pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l6 level1 lfo9; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Simulator&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;Namun demikian, karena &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;tools&lt;/i&gt; tersebut dibuat untuk keperluan yang umum maka perlu penyesuaian yang harus dilakukan untuk setiap perangkat lunak yang akan diuji. Hal ini disebabkan karena setiap perangkat lunak yang dibuat, belum tentu sama dengan yang lain atau yang sudah ada. Penyesuaian yang perlu dilakukan umumnya adalah dengan menambahkan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;script-script&lt;/i&gt; tertentu agar &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;tools&lt;/i&gt; tersebut dapat berfungsi dengan baik untuk menguji perangkat lunak yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; text-indent: 21.25pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;3. Kesimpulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; tab-stops: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian perangkat lunak merupakan salah satu tahapan dalam SDLC yang harus dilalui untuk memperoleh perangkat lunak yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; tab-stops: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian perangkat lunak tidak menjamin bahwa perangkat lunak tersebut bebas kesalahan, namun hanya memastikan tidak ada kesalahan yang terjadi saat pengujian, oleh karena itu pengujian harus dilakukan dengan cara yang sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; tab-stops: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pengujian perangkat lunak dapat dilakukan dengan metode &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;White-Box&lt;/i&gt; maupun &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Black-Box&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 21.3pt; mso-add-space: auto; mso-list: l1 level1 lfo3; tab-stops: 21.3pt; text-indent: -21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk mempermudah pengujian, saat ini sudah banyak dibuat &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;tools&lt;/i&gt; yang membantu dalam proses pengujian perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Referensi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 49.6pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; tab-stops: 49.65pt; text-indent: -49.6pt;"&gt;[AND08]&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Andrea De Lucia, et.al., &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Emerging Methods, Technologies and Process Management in Software Engineering&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, John Wiley &amp;amp; Sons, Inc., New Jersey, 2008.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 49.6pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; tab-stops: 49.65pt; text-indent: -49.6pt;"&gt;[IAN01]&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ian Sommerville, &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Software Engineering&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, 6th ed., Pearson Education Ltd., NY, 2001.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 49.6pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; tab-stops: 49.65pt; text-indent: -49.6pt;"&gt;[PAT09]&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Patricia A McQuaid, &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Software Disasters: What Have We Learned?&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, Software Quality Professional; Jun 2009; 11, 3, p.28.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 49.6pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; tab-stops: 49.65pt; text-indent: -49.6pt;"&gt;[PHI07]&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Phillip A.Laplante, &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;What Every Engineer Should Know about Software Engineering&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, CRC Press, New York, 2007.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 49.6pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; tab-stops: 49.65pt; text-indent: -49.6pt;"&gt;[ROG01]&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Roger S. Pressman,&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Software Engineering: A Practitioner’s Approach&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, 5th ed., McGraw-Hill Companies, Inc., NY, 2001.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6.0pt; margin-left: 49.6pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; tab-stops: 49.65pt; text-indent: -49.6pt;"&gt;[YUK06]&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Yu Kuen Wong,&amp;nbsp;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Modern Software Review: Techniques and Technologies&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;, IRM Press, London, 2006.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;div style="text-indent: -66px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-614129252559032402?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/614129252559032402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=614129252559032402' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/614129252559032402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/614129252559032402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/12/pengujian-perangkat-lunak.html' title='Pengujian Perangkat Lunak'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-6998738188630827427</id><published>2009-12-17T14:38:00.000-08:00</published><updated>2009-12-17T14:47:51.292-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umum'/><title type='text'>Selamat Tahun Baru 1431H</title><content type='html'>Tanpa terasa kita sudah memasuki tahun 1431H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin bertambah hari yang telah kita lalui,&lt;br /&gt;Semakin sedikit sisa waktu yang kita miliki di kehidupan dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapa banyak dosa yang kita perbuat dalam setahun yang lalu?&lt;br /&gt;Seberapa banyak pahala yang kita harapkan bisa kita dapatkan dalam setahun yang lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita sanggup merasakan neraka-Nya?&lt;br /&gt;Apakah kita layak memasuki surga-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Allah. &lt;br /&gt;Jadikanlah hari ini lebih baik dari hari kemarin.&lt;br /&gt;Jadikanlah diriku lebih baik dari diriku yang kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah diriku sebagai hamba yang layak memperoleh syafa'at di hari akhir kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat tahun baru 1431H&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-6998738188630827427?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/6998738188630827427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=6998738188630827427' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/6998738188630827427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/6998738188630827427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/12/selamat-tahun-baru-1431h.html' title='Selamat Tahun Baru 1431H'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-3041939484907488020</id><published>2009-12-06T17:35:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T17:58:12.339-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='software engineering'/><title type='text'>Trend Kesalahan Software Saat Ini</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Abstrak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Software merupakan hasil karya manusia yang tidak akan luput dari kesalahan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Software&lt;/span&gt; sudah banyak dipergunakan dalam berbagai keperluan hidup manusia sehingga manusia juga sering merasakan akibat yang ditimbulkan akibat kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;. Apa penyebab utama kesalahan software pada saat ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Manusia merupakan makhluk yang tidak luput dari kesalahan, maka demikian pula hasil karya yang dihasilkan tidak akan luput dari kesalahan, termasuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;. Jika kita amati, hampir semua &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; yang berjalan pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Personal Computer&lt;/span&gt; (PC) memiliki kesalahan yang sering disebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bug&lt;/span&gt;. Tidak hanya pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software-software&lt;/span&gt; yang dibuat oleh perorangan, namun &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bug&lt;/span&gt; juga dapat ditemui pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software-software&lt;/span&gt; yang dibuat oleh perusahaan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; yang besar bahkan terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pihak, termasuk pengguna &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; menganggap hal ini adalah hal yang wajar dan biasa. Umumnya pihak pengembang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; akan memberikan perbaikan kepada pengguna segera setelah informasi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bug&lt;/span&gt; tersebut disampaikan kepada mereka. Karena secara sepintas kesalahan/&lt;span style="font-style:italic;"&gt;bug&lt;/span&gt; tersebut tidak memberikan kerugian yang berarti bagi pengguna, maka kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; tersebut akan dianggap hal yang wajar dan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; bisa menyebabkan kejadian yang sangat merugikan pengguna. Bayangkan bila dalam suatu sistem perbankan, apa yang kita rasakan jika kita mendebet uang sejumlah 1000, maka yang tercatat dalam transaksi adalah kita melakukan debet sejumlah 10000? Hal semacam ini pernah terjadi secara nyata. Perlu diingat bahwa saat ini &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; tidak hanya digunakan untuk PC, namun pada seluruh &lt;span style="font-style:italic;"&gt;intelligent electronic equipment&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah alat bantu medis untuk memberi terapi radiasi yang diberi nama Therac-25 didesain untuk membantu menyembuhkan kanker yang diderita pasien. Namun karena kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;, penggunaan alat medis ini justru menyebabkan 6 pasien meninggal atau cidera fatal [PAT09].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1991, di Dhahran, kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; pada sistem pertahanan rudal Patriot mengakibatkan sebuah rudal Patriot gagal menangkis serangan sebuah rudal Scud sehingga mengenai barak prajurit dan menyebabkan 28 orang tewas serta 97 lainnya luka-luka [PAT09].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak kejadian yang membuktikan bahwa kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; dapat menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Oleh karena di beberapa bidang, kesalahan ataupun kegagalan teknologi informasi, termasuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;, tidak boleh terjadi dan tidak ada toleransi [ROY09].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Pembahasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam proses rekayasa perangkat lunak (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;software engineering&lt;/span&gt;), terdapat 3 fase yang harus dilalui dalam pembuatan hingga penerapan proses, yaitu: fase definisi, fase pengembangan, dan fase pemeliharaan [ROG01]. Ketiga fase ini dapat lebih diperinci lagi menjadi 7 fase &lt;span style="font-style:italic;"&gt;system engineering&lt;/span&gt;, yaitu: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;requirements definition&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;system design&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sub-system development&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;system integration&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;system installation&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;system evolution&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;system decommissioning&lt;/span&gt; [IAN01].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pelaksanaannya, fase-fase tersebut diterapkan dalam model-model rekayasa perangkat lunak. Model yang paling umum digunakan adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;linear sequential model&lt;/span&gt;, yaitu: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Analysis&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Design&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Code&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Test&lt;/span&gt; [ROG01].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya fase-fase maupun model-model dalam rekayasa perangkat lunak adalah agar dapat dibuat sebuah perangkat lunak (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;) yang berkualitas tinggi [ROG01]. Tidak hanya itu, dengan penggunaan metode-metode rekayasa perangkat lunak bertujuan untuk menghasilkan perangkat lunak berkualitas tinggi dan dengan biaya yang efektif [IAN01].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, semua &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; yang dibuat memiliki kesalahan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;fault&lt;/span&gt;) dan tidak dapat dipungkiri bahwa kesalahan ini akan menyebabkan kegagalan (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;failure&lt;/span&gt;) [MAG09]. Saat ini, penyebab terjadinya kesalahan pada suatu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; adalah akibat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;requirements/design&lt;/span&gt; (38,2%), &lt;span style="font-style:italic;"&gt;coding&lt;/span&gt; (32,6%), &lt;span style="font-style:italic;"&gt;interface/integration&lt;/span&gt; (16,0%), &lt;span style="font-style:italic;"&gt;procedure/proses&lt;/span&gt; (3,9%), penyebab lain (1,9%), dan penyebab yang belum/tidak diketahui (7,4%) [MAG09].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Requirements/design&lt;/span&gt; menjadi faktor utama penyebab kesalahan pada suatu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;. Hal ini telah diprediksi sejak lama, karena pada tahap ini kemungkinan terjadinya kesalahan interpretasi maupun kesalahan informasi sangat besar [ROG01]. Faktor lain yang dapat menyebabkan sebuah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; memiliki kesalahan adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;programmer&lt;/span&gt; dengan pengetahuan formal tentang penulisan progam yang minim [PAT09]. Kurangnya pengetahuan formal dapat menyebabkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;programmer&lt;/span&gt; tidak mengikuti tahapan-tahapan pembuatan sistem &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; yang seharusnya dilakukan. Padahal tahapan-tahapan dalam metode-metode tersebut sudah sempurna untuk digunakan pada sistem TI berbasis &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; [MAR09]. Selain itu kelemahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;programmer&lt;/span&gt; juga menjadi hal utama yang menyebabkan kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;coding&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah terdapat CASE (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Computer Aided Software Engineering&lt;/span&gt;) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tools&lt;/span&gt; untuk membantu setiap aktivitas pada tahapan rekayasa perangkat lunak. Namun demikian, CASE hanya berperan untuk membantu mempermudah pelaksanaan setiap aktivitas rekayasa perangkat lunak. Yang paling berperan untuk keberhasilannya tetap berada pada orang yang melaksanakan aktivitas-aktivitas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Kesalahan pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; pasti terjadi, namun terdapat beberapa bidang yang tidak dapat memberikan toleransi untuk kesalahan tersebut.&lt;br /&gt;- Saat ini tren kesalahan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt; terjadi pada tahap &lt;span style="font-style:italic;"&gt;requirements/design&lt;/span&gt; serta tahap &lt;span style="font-style:italic;"&gt;coding&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;- Hal yang paling menentukan adalah orang-orang yang berperan dalam proses rekayasa perangkat lunak. Tahap-tahap dalam rekayasa perangkat lunak harus dilaksanakan dengan baik, dan jika memungkinkan gunakan CASE &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tools&lt;/span&gt; untuk membantu tingkat keberhasilan dalam rekayasa perangkat lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[IAN01]&lt;br /&gt;Ian Sommerville, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Software Engineering&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, 6th ed., Pearson Education Ltd., NY, 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[MAG09]&lt;br /&gt;Maggie Hamill and Katerina Goševa-Popstojanova, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Common Trends in Software Fault and Failure Data&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, IEEE Transactions on Software Engineering, Vol.35, No.4, July/August 2009, pp.484-496.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[MAR09]&lt;br /&gt;Martyn Thomas, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Appliance of Science Could Change IT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Computer Weekly, Aug 11-Aug 17, 2009, p.5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[PAT09]&lt;br /&gt;Patricia A McQuaid, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Software Disasters: What Have We Learned?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Software Quality Professional; Jun 2009; 11, 3, p.28.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ROG01]&lt;br /&gt;Roger S. Pressman, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Software Engineering: A Practitioner’s Approach&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, 5th ed., McGraw-Hill Companies, Inc., NY, 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ROY09]&lt;br /&gt;The Royal Academy of Engineering, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Engineering Values in IT&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, The Royal Academy of Engineering, London, 2009.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-3041939484907488020?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/3041939484907488020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=3041939484907488020' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/3041939484907488020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/3041939484907488020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/12/trend-kesalahan-software-saat-ini.html' title='Trend Kesalahan Software Saat Ini'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-1229664763934199053</id><published>2009-12-06T05:12:00.000-08:00</published><updated>2009-12-06T06:14:44.943-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='software engineering'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='soft computing'/><title type='text'>Soft Computing</title><content type='html'>Apa sih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;soft&lt;/span&gt; = halus/lembut/lunak&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;computing&lt;/span&gt; = komputasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah akan melakukan komputasi untuk benda-benda lunak atau makhlus halus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; merupakan sekumpulan metodologi yang berkembang secara terus menerus yang tujuan utamanya adalah untuk menghasilkan mesin ber-IQ tinggi [SUY08]. Istilah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; sebagai ilmu multidispilin, pertama kali diusulkan oleh Prof. Lotfi Asker Zadeh [SUY08]. Pada salah satu papernya, Prof. Zadeh menyatakan bahwa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; adalah sebuah koleksi metodologi-metodologi yang memiliki tujuan untuk mengeksploitasi toleransi untuk ketidaktepatan dan ketidakpastian sehingga dapat memperoleh kemampuan sistem yang baik, kokoh, serta menjadi solusi yang rendah biaya [ZAD94].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya Prof. Zadeh menyatakan bahwa bidang-bidang yang termasuk dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;fuzzy logic, neuro-computing, dan probabilistic reasoning&lt;/span&gt; [ZAD94]. Saat ini bidang-bidang tersebut lebih dipertajam, seperti yang tercantum pada &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Soft_computing"&gt;wikipedia&lt;/a&gt;, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;- Neural networks (NN)&lt;br /&gt;- Fuzzy systems (FS)&lt;br /&gt;- Evolutionary computation (EC)&lt;br /&gt;- Swarm intelligence&lt;br /&gt;- Ideas about probability including Bayesian network&lt;br /&gt;- Chaos theory&lt;br /&gt;- Perceptron&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; memiliki keunggulan dibandingkan komputasi logika tegas (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;crisp logic&lt;/span&gt;), yaitu lebih "manusiawi". Sebagai contoh, dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;crisp logic&lt;/span&gt; kita hanya dapat menentukan kondisi "tinggi" atau "rendah", maka dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; kita dapat memperoleh hasil "agak tinggi" atau "agak rendah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ternyata karena lebih manusiawi, maka sudah banyak aplikasi yang menerapkan konsep &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; ini. Bidang-bidang yang telah mengaplikasikan soft computing, antara lain: sistem kendali (kontrol), optimasi, industri, bisnis dan keuangan, transpotasi, serta pengolahan citra (gambar) dan suara [SUY08].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, ternyata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt; merupakan "makhluk" yang menarik untuk dipelajari.&lt;br /&gt;Tertarik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Referensi&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;[SUY08] Suyanto, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Informatika Bandung, Bandung, 2008.&lt;br /&gt;[ZAD94] Zadeh, Lotfi A., &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Soft Computing and Fuzzy Logic&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, IEEE Software, November 1994, pp. 48-56.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-1229664763934199053?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/1229664763934199053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=1229664763934199053' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/1229664763934199053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/1229664763934199053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/12/soft-computing.html' title='Soft Computing'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-980649367470294735</id><published>2009-10-02T06:22:00.001-07:00</published><updated>2009-10-02T06:50:44.037-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Padang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gempa'/><title type='text'>Bencana</title><content type='html'>Innalillahi wa inna ilaihi roojiu'un.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bencana besar kembali melanda Indonesia. Gempa bumi dengan kekuatan 7,6 SR mengguncang Sumatera Barat pada 30 September 2009 sekitar pukul 17.16 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa ini memberikan dampak luar biasa pada kota Padang, Pariaman, dan sekitarnya. Hingga saat ini setidaknya 500 orang tewas. Bahkan PBB sempat melansir (mungkin dugaan mereka) korban tewas mencapai 1100 jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang posisi Indonesia berada pada pertemuan lempeng-lempeng besar yang bergerak dan saling mendesak sehingga menjadi daerah yang rawan terjadi gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bulan September 2009 saja, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya terjadi lebih dari 30 kali gempa bumi di wilayah Indonesia dengan kekuatan di atas 5 SR. Beberapa yang terbesar di antaranya mengguncang Tasikmalaya (7,3 SR), Yogyakarta (6,8 SR), Tolitoli (6,0 SR), Nusa Dua (6,4 SR), Ternate (6,4 SR), dan Padang (7,6 SR). Data tersebut masih ditambah kejadian pada 1 Oktober 2009 yaitu di Jambi (7,0 SR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah rawan gempa. Hanya pulau Kalimantan yang memiliki potensi gempa paling sedikit sehingga masuk dalam kategori "aman" gempa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya kita kembali berpikir dan bertindak untuk menghindari efek samping yang menyebabkan korban banyak berjatuhan. Gempa tidak membunuh, efek dari gempa itulah yang memakan banyak korban. Banyak pakar yang sudah menyatakan struktur bangunan di Indonesia harus dikaji dan ditata ulang sehingga mampu bertahan terhadap gempa, setidaknya dapat meminimalkan korban jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari usaha yang harus dilakukan untuk menyelamatkan para korban, nampaknya kita masih belum banyak belajar dari musibah yang menimpa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga arwah para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan semoga keluarga yang ditinggalkan memiliki kekuatan untuk bangkit dan menghadapi hari esok dengan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aamiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-980649367470294735?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/980649367470294735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=980649367470294735' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/980649367470294735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/980649367470294735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/10/bencana.html' title='Bencana'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-836311881195560219</id><published>2009-09-30T06:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T06:15:49.796-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komisi kerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DPR'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Indonesia'/><title type='text'>Komisi DPR 2009-2014</title><content type='html'>Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 nanti memiliki 15 fraksi, 6 badan dan 9 fraksi. Hal ini tercantum dalam Peraturan DPR tentang Tata Tertib mengenai Alat Kelengkapan DPR RI Periode 2009-2014 dan Pembentukan Peraturan DPR RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan tersebut diputuskan setelah Ketua Pansus Rancangan Perubahan Peraturan DPR RI tentang Tata Tertib, Darul Siska, menyampaikan rancangan dalam Sidang Paripurna Selasa 29 September 2009. Seperti dirilis situs resmi DPR Rabu 30 September, Darul Siska menjelaskan pengelompokan tugas Komisi disesuai dengan kelompok kementerian yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Jumlah komisi ini membengkak dari 11 komisi pada periode 2004-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut rincian komisi DPR nanti:&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi I&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Luar Negeri, Komunikasi, dan Informatika, dengan mitra kerja Kementerian Luar Negeri, Lembaga Kantor Berita Nasional Antara, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Televisi Republik Indonesia (TVRI), Radio Republik Indonesia (RRI), Dewan Pers, dan Lembaga Informasi Nasional (LIN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi II&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Dalam Negeri dengan mitra kerja Kementerian Dalam Negeri, Badan pertanahan nasional (BPN), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pusat Statistik (BPS), dan  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi III&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Pertahanan dengan mitra kerja Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga sandi Negara (Lemsaneg), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi IV&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Administrasi, Aparatur dan Pelayanan Pemerintahan, dengan mitra kerja Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Kementerian Sekretaris Negara, Menteri Sekretaris Negara, Lembaga Administrasi negara (LAN), Badan kelembagaan negara (BKN), Arsip Nasional, Komisi Ombudsman Nasional, dan Sekretariat Lembaga-Lembaga Negara RI (BPK, MA, MK, KY, DPD, MPR).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi V&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Hak Asasi Manusia, Hukum dan Keamanan, dengan mitra kerja Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Kejaksaan Agung, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Hukum Nasional, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi nasional HAM (Komnas HAM), Komisi Kepolisian Republik Indonesia, dan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi VI&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Agama dan Sosial, dengan mitra kerja Kementerian Agama, Kementerian sosial, Badan Penanggulangan Bencana Nasional, Badan SAR Nasional, Badan Amil Zakat Nasional, Badan Wakaf, dan Badan Pengurusan Haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi VII&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dengan mitra kerja Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Riset dan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengkajian dan penerapan Teknologi (BPPT), Badan tenaga atom Nasional (Batan), Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan), Perpustakaan Nasional, Badan Pengawasan Tenaga Nuklir Nasional (Bapeten), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), dan Dewan Riset Nasional (DRN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi VIII&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Kesehatan, dengan mitra kerja kementerian Kesehatan, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Badan Narkotika Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi IX&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Tenaga Kerja, Kebudayaan, Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Olah Raga, dengan mitra kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), dan Badan pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi X&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Industri, Perdagangan dan BUMN, dengan mitra kerja Kementerian Industri, Kementrian Perdagangan, Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil-Menengah, Kementerian Negera Badan Usaha Milik Negara, Badan Koordinasi Penanaman Modal (KPM), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi XI&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Perhubungan, Wisata, dan Informatika, dengan mitra kerja Kementerian Perhubungan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi XII&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Infrastruktur, dengan mitra kerja Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Negara Perumahan Rakyat, dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi XIII&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Keuangan, Perbankan, dan Perencanaan Pembangunan, dengan mitra kerja Kementerian Keuangan, Kementerian Negara Perencanaan dan Pembangunan/Kepala Bappenas, Bank Indonesia, Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi XIV&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Pertambangan, Energi, Lingkungan Hidup, dengan mitra Kerja Kementerian Pertambangan dan Energi, Kementerian Lingkungan hidup, Dewan Energi Nasional, BP Migas, dan BPH Migas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi XV&lt;/span&gt; urusan Pemerintahan Bidang Pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, dengan kitra kerja Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Badan Urusan Logistik, dan Dewan Maritim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Alat Kelengkapan Dewan&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; DPR RI terdiri dari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Komisi, Badan Legislasi, Badan Anggaran, Badan Akuntabilitas Keuangan Negara, Badan Kehormatan, Badan Kerjasama Antar Parlemen,&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Badan Urusan Rumah Tangga&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara sembilan fraksi terbagi masing-masing atas sembilan partai yang duduk di parlemen. Fraksi partai Demokrat (FPD) 148 orang atau 26,42%, Fraksi Partai Golkar (FPG) 106 orang atau 18,92%, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 94 orang atau16,78%, Fraksi Partai keadilan Sejahtera (FPKS) 57 orang atau 10,17%, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) 46 orang atau 8,21%, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) 38 orang atau 6,78%, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa 28 orang atau 5%, Fraksi Gerindra 26 orang atau 4,64%, Fraksi Hanura 17 orang atau 3,04%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: vivanews&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-836311881195560219?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/836311881195560219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=836311881195560219' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/836311881195560219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/836311881195560219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/09/komisi-dpr-2009-2014.html' title='Komisi DPR 2009-2014'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-7171853072050889820</id><published>2009-09-08T02:32:00.000-07:00</published><updated>2009-09-08T12:44:11.756-07:00</updated><title type='text'>Kamus Besar Bahasa Indonesia - Online</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat datang di &lt;span style="font-style:italic;"&gt;KBBI&lt;/span&gt; Daring&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikenal dengan sebutan KBBI terbit pertama 28 Oktober 1988 saat Pembukaan Kongres V Bahasa Indonesia. Sejak itu kamus tersebut telah menjadi sumber rujukan yang dipercaya baik di kalangan pengguna di dalam maupun di luar negeri. Setiap ada permasalahan tentang kata, KBBI selalu dianggap sebagai jalan keluar penyelesaiannya. Selain muatan isi, KBBI memang disusun tidak sekadar sebagai sumber rujukan, tetapi menjadi sumber penggalian ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta peradaban Indonesia. Oleh karena itu, rujukan tersebut kemudian semakin mengakar di dalam kehidupan berbahasa Indonesia walaupun upaya penyempurnaan isi tidak selamanya mengimbangi perkembangan kosakata bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KBBI daring ini merupakan upaya penyediaan kemudahan akses terhadap Kamus Besar Bahasa Indonesia di mana pun, kapan pun, dan siapa pun selama dapat memanfaatkan jaringan teknologi informasi dan komunikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pangkalan data KBBI daring ini diambil dari KBBI edisi III. Pemutakhiran dan penyempurnaan isi KBBI sedang dilakukan dan akan diterbitkan dalam edisi IV tahun ini. Tampilan antarmuka KBBI daring sengaja didesain dalam bentuk sederhana agar pengguna tidak menemukan kesulitan dalam penggunaan kamus ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran dan kritik Anda silakan kirimkan kepada Pusat Bahasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 4 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Dendy Sugono &lt;br /&gt;Kepala Pusat Bahasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;================================================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah salam yang disampaikan saat kita baca saat mengunjung kbbi daring (online?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang patut dihargai dan diapresiasi, untuk menjadikan Bahasa Indonesia sebagai "tuan rumah" di negeri sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha ini sangat terlihat dari munculnya beberapa kata yang "tidak populer" di kalangan pengguna/penikmat Teknologi Informasi termasuk dalam desain situs maupun kata sambutan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang sedikit unik, dalam desain dan kata sambutan tersebut tercantum kata DARING. Kalau saya tidak salah, ini adalah arti dari istilah asing: ONLINE. Namun coba kita cari kata tersebut dalam fasilitas pencarian kata, maka muncul hasil seperti berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/Sqav4Hc3naI/AAAAAAAAABw/Epn_ffy8Kk0/s1600-h/kbbi.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 142px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/Sqav4Hc3naI/AAAAAAAAABw/Epn_ffy8Kk0/s320/kbbi.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5379180183548304802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kata tersebut tidak ada dalam KBBI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum mencobanya untuk kata-kata yang lain. Mudah-mudahan ini bisa segera dikoreksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat Indonesiaku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-7171853072050889820?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/7171853072050889820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=7171853072050889820' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/7171853072050889820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/7171853072050889820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/09/kamus-besar-bahasa-indonesia-online.html' title='Kamus Besar Bahasa Indonesia - Online'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/Sqav4Hc3naI/AAAAAAAAABw/Epn_ffy8Kk0/s72-c/kbbi.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-4313763677821520345</id><published>2009-04-14T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-04-14T00:33:00.696-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perilaku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bencana'/><title type='text'>Perilaku NIMBY</title><content type='html'>Perilaku NIMBY akan sering diperbincangkan saat terjadinya suatu bencana alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih yang dimaksud NIMBY?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NIMBY adalah singkatan dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Not In My BackYard&lt;/span&gt; yang secara terjemahan bebas berarti "bukan di pekarangan saya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku ini menunjukan ketidak pedulian seseorang, terutama terhadap lingkungannya. Perilaku ini mendukung terjadinya bencana yang sebenarnya bisa kita hindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sederhana, banyak orang yang tidak peduli dengan kebiasaan membuang sampah. Membuang sampah dengan sesukanya, di jalan, di trotoar, dan sebagainya. Mereka tidak peduli bahwa selain membuat kotor, sampah juga dapat menimbulkan penyakit. Selain itu, sampah juga dapat menyumbat aliran air yang pada akhirnya dapat menimbulkan banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa mereka membuang sampah sembarangan? Ini karena mereka tidak peduli. Coba tanyakan pada mereka, apakah mereka mau jika rumahnya atau bahkan kamarnya menjadi tempat pembuangan sampah dari orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah contoh perilaku NIMBY.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yang penting bukan di tempat gue!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, marilah kita jauhi perilaku NIMBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAGA BUMI KITA&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/SeQ67J1baQI/AAAAAAAAABk/-SVXUkKo2aw/s1600-h/bumi.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 132px; height: 132px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/SeQ67J1baQI/AAAAAAAAABk/-SVXUkKo2aw/s320/bumi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324445447385475330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SAVE OUR EARTH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-4313763677821520345?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/4313763677821520345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=4313763677821520345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/4313763677821520345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/4313763677821520345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/04/perilaku-nimby.html' title='Perilaku NIMBY'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/SeQ67J1baQI/AAAAAAAAABk/-SVXUkKo2aw/s72-c/bumi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-6173563109430765283</id><published>2009-03-27T23:51:00.000-07:00</published><updated>2009-03-27T23:56:13.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Situ Gintung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMJ'/><title type='text'>Situ Gintung ...</title><content type='html'>&lt;div&gt;Innalillaahi wa inna ilaihi roojiuun.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mendengar tragedi Situ Gintung, membuat saya terkejut. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bukan hanya karena tragedi tersebut memakan banyak korban jiwa dan menjadi tragedi nasional, namun banyak kenangan pribadi saya dan istri saya di lokasi bencana tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terbayang, selama lebih kurang 4 tahun, saya mengantar istri saya ke Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta. Meskipun istri saya berkuliah di Kampus Bekasi, namun beberapa kegiatan, termasuk Sidang Sarjana, dilakukan di kampus pusat. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekitar setahun sudah kami tidak ke sana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mendengar dan melihat tragedi ini, terbayang lokasi yang berbukit-bukit, rimbun dan sejuk. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Istri saya yang selalu berkata "gak usah di goes motornya mas" (emangnya sepeda?), saat masuk dari jalan raya. Makan di kantin, ngobrol di perpustakaan, duduk-duduk di teras FAI menunggu dosen, sholat berjamaah di mushola atau di masjid, memandang deretan kos-kosan di samping bawah kampus, atau berjalan-jalan ke atas (FH) dan sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kenangan itu kini tidak terlihat lagi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kos-kosan hilang, entah bagaimana nasib adik-adik mahasiswa di sana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masjid dipenuhi onggokan kayu dan lumpur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kantin entah kemana.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kantor koperasi (terakhir menjadi pusat latihan PAUD kalau saya tidak salah) diterjang bus-bus kampus yang hanyut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ibu-Bapak yang kehilangan anak. Anak yang kehilangan orang tua. Suami kehilangan istri. Istri kehilangan suami.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jerit tangis.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah yang kami lihat di layar televisi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Entah ini cobaan atau hukuman. Yang pasti ini musibah bagi kita semua. Menjadikan ini pelajaran bagi kita semua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selamat jalan saudara-saudaraku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga Allah memberi kesabaran kepada saudara-saudaraku yang masih diberi kesempatan melihat terbitnya sang surya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Amiin&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-6173563109430765283?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/6173563109430765283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=6173563109430765283' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/6173563109430765283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/6173563109430765283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2009/03/situ-gintung.html' title='Situ Gintung ...'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-2480175853627138241</id><published>2007-08-25T10:52:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T16:20:02.626-08:00</updated><title type='text'>Personal Photo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s1600-h/Buana.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5102697915388686722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salam Kenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;250807&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-2480175853627138241?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/2480175853627138241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=2480175853627138241' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/2480175853627138241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/2480175853627138241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2007/08/personal-photo.html' title='Personal Photo'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s72-c/Buana.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1719715346790628377.post-155841122849927650</id><published>2007-08-25T10:44:00.000-07:00</published><updated>2007-08-25T10:46:10.209-07:00</updated><title type='text'>Salam</title><content type='html'>Salam Jumpa&lt;br /&gt;260807&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1719715346790628377-155841122849927650?l=buanasuhurdinputra.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/feeds/155841122849927650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1719715346790628377&amp;postID=155841122849927650' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/155841122849927650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1719715346790628377/posts/default/155841122849927650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://buanasuhurdinputra.blogspot.com/2007/08/salam.html' title='Salam'/><author><name>Buana Suhurdin Putra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16225103722570814852</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_YI7EsTMrtjw/RtBsuALecYI/AAAAAAAAAAM/U8-J6S1LLNw/s320/Buana.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
